Bea Cukai Sumut Amankan 11.150 Bungkus Rokok Ilegal

Bea Cukai Sumut Amankan 11.150 Bungkus Rokok Ilegal

Produk rokok ilegal yang disita petugas Bea Cukai Sumatera Utara

(jw/eal)

Sabtu, 13 April 2019 | 19:57

Analisadaily (Medan) - Petugas Bea Cukai Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan 1.150 slop atau 11.150 bungkus rokok yang tidak dilengkapi oleh pita cukai. Selain itu petugas juga mengamankan empat pelaku.

Informasi yang diperoleh Analisadaily.com, penangkapan rokok ilegal asal Batam tersebut dilakukan di dua lokasi yaitu di Simpang Kawat, Kabupaten Asahan dan di Jalan  Sisingamangaraja, Medan, Minggu (7/4) dan Senin (8/4).

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah BC (KWBC) Sumatera Utara, Souvenir, menjelaskan bahwa penangkapan itu berawal dari informasi adanya pengangkutan rokok ilegal dalam bus antar provinsi dari Jambi menuju Medan.  

"Atas informasi tersebut tim operasi gabungan KWBC Sumut, Kantor Pengawasan dan Pelayanan BC (KPPBC) Teluk Nibung dan KPPBC Kuala Tanjung melakukan pengawasan terhadap bus tersebut," kata Souvenir, Sabtu (13/4).

Setelah mendapat informasi tersebut, petugas gabungan langsung mengawasi pergerakan bus yang dimaksud di Jalur Lintas Timur Sumatera, sekaligus melakukan penyergapan jika terjadi pembongkaran barang di perjalanan sebelum sampai ke Medan.

"Pada Minggu (7/4) sekitar pukul 21.15 WIB, tim KKPBC Teluk Nibung mendapati bahwa bus tersebut melakukan pembongkaran di daerah Simpang Kawat, Asahan," jelasnya.

"Kemudian setelah dilakukan penyergapan, didapati bahwa barang yang dibongkar adalah enam karton rokok merek Luffman yang tidak dilekati pita cukai sehingga dilakukan penangkapan terhadap pembawa barang ilegal tersebut," sambung Souvenir.

Lanjut Souvenir, setelah penangkapan pertama tim kembali melakukan penangkapan pada Senin (8/4) pukul 01.10 WIB. Ketika bus sudah tiba di Medan, kembali dilakukan pembongkaran barang dalam karung ke sebuah mobil pick-up BK 8401 CS di Jalan  Sisingamangaraja, Medan.

"Kali ini giliran tim Kanwil BC Sumut yang melakukan penyergapan. Setelah dilakukan pemeriksaan, kedapatan barang dalam karung tersebut berupa 17 karton rokok merek Luffman, juga tanpa dilekati pita cukai," terangnya.

Souvenir menegaskan, aksi penyeludupan ini telah melanggar tindak pidana Cukai pasal 54 jo 56 UU No 11 Tahun 1995 yang telah diubah menjadi UU No 39 Tahun 2007 tentang cukai dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan atau pidana denda maksimal 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar ke negara.

"Kerugian negara dari penyelundupan rokok tanpa dilekati pita cukai ini sekitar 135,7 juta rupiah. Sementara untuk empat orang diamankan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar