BBPOM Medan Selidiki Mie Korea Mengandung Babi

BBPOM Medan Selidiki Mie Korea Mengandung Babi

Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan.

(jw/rzp)

Senin, 19 Juni 2017 | 22:12

Analisadaily (Medan) - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Medan terus melakukan penyisiran dan penyelidikan terhadap produk mie asal Korea yang mengandung babi.

Kepala BBPOM Medan, Yulius Sacramento Tarigan mengatakan, perintah menyisir produk mie asal Korea tertuang dalam surat bernomor IN.08.04.532.06.17.2432 tertanggal 15 Juni 2017.

Di surat tertulis pemberitahuan dalam rangka melindungi masyarakat terhadap produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan, maka BPOM telah melakukan pengawasan terhadap produk yang diduga mengandung babi atau turunannya.

"Mengetahui hal itu, petugas kami langsung turun ke lapangan dan melihat tempat-tempat ekspor dan impor seperti gudang, pasar tradisional, dan mal-mal untuk melakukan penyelidikan," katanya kepada Analisadaily.com, Senin (19/6).

Dalam surat itu disebut jenis mie yang diduga mengandung babi, yakni Samyang Mie Instan U-Dong, nomor pendaftaran BPOM RI ML 231509497014, importir PT Koin Bumi, Nongshim Mie Instan (Shin Ramyun Black), BPOM RI ML 231509052014, importir PT Koin Bumi.

Kemudian Samyang Mie Instan Rasa Kimchi, BPOM RI ML 231509448014, importir PT Koin Bumi, dan Ottogi Mie INstan (Yeul Ramen), BPOM RI ML 23150928014, importir PT Koin Bumi.

"Untuk empat jenis nomor makanan tersebut, belum ditemukan di Kota Medan. Namun ada merek yang sama tapi bukan untuk nomor pendaftaran yang sama," jelasnya.

Yulius menegaskan, apabila petugas mereka mendapatkan jenis nomor makanan tersebut, pihaknya akan melakukan penindakan. "Kalau petugas mendapatkan produk dan jenis nomor yang sama, langsung akan kami tindak tegas," tegasnya.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar