BBPOM Medan Pernah Temukan 15.900 PCC Pada 2015

BBPOM Medan Pernah Temukan 15.900 PCC Pada 2015

Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidik BBPOM di Medan, Ramses.

(aa/rzp)

Jumat, 22 September 2017 | 21:26

Analisadaily (Medan) - Satuan Narkoba Polrestabes Medan berhasil mengungkap peredaran obat Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) di Kota Medan. Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan sebanyak 2 ribuan PCC yang ditemukan di Apotek Gunung Mas, Jalan Gunung Krakatau, Medan.

Sebelum kasus ini terungkap, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan sudah pernah menemukan kasus serupa di apotek tersebut, yaitu pada Agustus 2015 silam dan sudah dilakukan penindakan ke ranah hukum.

“Tahun 2015 lalu kita berhasil mengungkap 15.900 PCC di apotek yang sama,” kata Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidik BBPOM di Medan, Ramses, di ruangan kerjanya, Jumat (22/9).

Bahkan, lanjutnya, pada saat itu BBPOM di Medan juga menemukan 8.000-an tablet dari berbagai jenis psikotropika, yang mana seluruh obat-obatan terlarang didapat secara ilegal.

“Oleh karena itu, kami menyeretnya dengan kasus perkara menyimpan dan mengedarkan obat tanpa izin edar, serta tanpa hak, memiliki, menyimpan, dan/atau membawa psikotropika,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat pengungkapan tahun 2015 lalu tersangka dinyatakan bersalah telah melanggar pasal 197 Jo. Pasal 106 ayat 1 undang-undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

“Selain itu tersangka juga melanggar pasal berlapis lainnya yakni Pasal 62 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dan Pasal 62 Ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,” tandasnya.

(aa/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar