Bayi Penderita Gizi Buruk di Natal Mulai Membaik

Bayi Penderita Gizi Buruk di Natal Mulai Membaik

Hendra Samudra menjaga putrinya, Rodiatul Khaliah, saat dirawat di Rumah Sakit Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Jumat (23/3)

(jw/csp)

Jumat, 23 Maret 2018 | 14:23

Analisadaily (Madina) - Bayi penderita gizi buruk, Rodiatul Khaliah, yang saat ini mendapat dirawat di Rumah Sakit Umum Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal berangsur membaik.

"Kondisi Rodiatul sudah membaik setelah penyerapan makanan yang kita berikan," kata dokter di Rumah Sakit Umum Penyabungan, Nur Kholidah, saat dihubungi Analisadaily.com, Jumat (23/3).

Nur Kholidah menjelaskan, selain menderita gizi buruk, setelah diperiksa Rodiatul juga ada penyakit lain yaitu Tuberkolosis (TBC). Di samping itu, orang tuanya kurang mengerti penyakit yang diderita putrinya.

"Kalau dilihat, si bayi sudah lama menderita penyakit ini. Orang tua juga kurang mengerti sama penyakit si anak. Karena tidak mengerti orang tuanya pun membawa si anak berobat ke pengobatan tradisional," jelasnya.

Untungnya, lanjut Nur,  pernah berobat ke Puskesmas. Kemudian dari Puskesmas di bawa ke rumah sakit. Menurutnya, penyebab Rodiatul mengidap gizi buruk karena kurangnya asupan gizi bagi sehingga perkembangan ususnya tidak baik.

"Jadi, perkembangan ususnya tidak baik karena kurang protein, kurang karbohidrat, semua unsur zat gizi kurang. Kebanyakan gizi buruk berawal dari manceret," tambahnya.

"Proses penyembuhannya butuh waktu yang lama dan butuh makanan yang bergizi. Ya, namanya gizi buruk enggak mungkin langsung kebutuhannya kita beri. Harus bertahap memberikan makanannya," tambahnya.

Balita berusia 3 (tiga) tahun dari pasangan Hendra Samudra dan Sarmidah merupakan warga Desa Huta Puli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, Sumatera Utara. Putrinya masuk rumah sakit pada Kamis (22/3) kemarin.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar