Bayi di Madina, Lahir Hanya Memiliki Satu Mata

Bayi di Madina, Lahir Hanya Memiliki Satu Mata

Bayi saat dirawat di RSUD Panyabungan, Madina, Kamis (13/9)

(jw/csp)

Kamis, 13 September 2018 | 22:27

Analisadaily (Medan) – Bayi yang lahir dengan Sectio Caesaria atau operasi sesar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan, Madina, Kamis (13/9), hanya memiliki satu mata dan tidak memiliki hidung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madina, Syariduddin Nasution mengatakan, sudah dicek. Namun, belum bisa bertemu dengan orang tua bayi untuk menanyai keterangan lebih jelas. "Tadi kami sudah lihat. Tapi, belum menemui orangtuanya," kata Syariduddin.

Sekarang kondisi bayi sangat memprihatinkan. Dia terlahir dari proses operasi cesar. Kondisi bayi tidak memiliki hidung dan mata hanya satu. Organ tubuh lainnya lengkap dan rumah sakit telah memasang selang oksigen dari mulut.

Dari keterangan dokter yang melakukan penanganan, harapan hidup bayi itu yang sangat kecil, apalagi ini adalah kasus yang sangat langka.

"Cuma satu sampai tiga hari. Dokter pun bilang, lima jam saja sudah syukur. Kodisi umumnya, bayi mengalami gangguan pernafasan dan jatung. Untuk denyut jantungnya juga di bawah 100,” sambungnya.

Diduga Terpapar Merkuri

Syarifuddin menduga, penyebab bayi itu lahir dengan kondisi difabel karena terpapar merkuri dan obat-obatan. Orangtua bayi yang tinggal di kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan Kota itu, bekerja di salah satu tambang yang diduga ilegal.

"Orang tuanya warga perantau dari jawa. Kita juga menduga terkena virus Rubella," ungkapnya.

Hingga saat ini, pihak rumah sakit masih melakukan perawatan intensif. Setiap 15 menit sekali bayi itu dicek kondisinya. Jika kondisinya baik, akan segera dirujuk ke rumah sakit yang berada di Kota Medan.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar