Bawa Sabu 6 Kilogram, 2 Warga Malaysia Diamankan BNN Sumut

Bawa Sabu 6 Kilogram, 2 Warga Malaysia Diamankan BNN Sumut

Kepala BNNP Sumatera Utara, Brigjen Pol Atrial, menunjukkan hasil tangkapan sabu-sabu di kantor BNNP Sumut di Medan, Selasa (9/7)

(jw/csp)

Selasa, 9 Juli 2019 | 16:19

Analisadaily (Medan) - Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, dan Kanwil Bea dan Cukai, menggagalkan penyelundupan 6 kilogram sabu-sabu di perairan Selat Malaka wilayah Indonesia.

Kepala BNN Sumatera Utara, Brigjen Pol Atrial mengatakan, tim gabungan mengamankan dua Warga Negara Malaysia, yaitu YBL (55), dan OCP (56). Keduanya tinggal di Kuala Kurau, Perak, Malaysia. Atrial menyebut, narkotika ini akan diterima tiga Warga Negara Indonesia.

Dua di antara pasutri AV (suami) (32) dan RS (istri) (30), warga Perumahan Pinang Baris Permai, Medan, serta SR (29), warga Perumahan Bayu Mas Indah, Jalan Pasar III Tapian Nauli, Medan. Diduga akan mengedarkannya di Medan.

Atrial melanjutkan, YBL dan OCP ditangkap di perairan Gosong Siguna-guna, Serdang Bedagai, saat berada di atas speedboat pada Senin, 1 Juli 2019, pukul 23.00 WIB. Petugas menemukan 6 kilogram sabu-sabu dan 2 unit handphone di dalam speedboat.

“OCP sebagai tekong, YBL bertugas menyiapkan dan mengatur serah terima barang. Keduanya mengaku, sabu dibawa dari Pantai Kurau, Perak, Malaysia. Mereka mendapat perintah dari Mr X yang berada di Malaysia,” kata Atrial di kantor BNNP Sumut di Medan, Selasa (9/7).

"Kemudian dikembangkan. Petugas melakukan control delivery narkotika ke Medan. Mereka menangkap seorang kurir penerima barang, yakni AV dan RS di kamar 201 Penginapan Jangga House, Jalan Sei Tuan, Medan pada Jumat (5/7) sekitar pukul 22.30 WIB," sambungnya.

Lebih lanjut Atrial mengatakan, AV mengaku disuruh RS mengambil 6 bungkus sabu-sabu itu dan menyimpannya di kamar. Dalam penangkapan ini petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit sepeda motor, 3 unit HP, dompet berisi ATM dan KTP.

Ada juga tas selempang berisi bukti setoran bank, power bank, flashdisk, dan uang tunai Rp 69.000; 100 plastik klip, dan 1 paket sabu seberat 4 gram.

Petugas kembali melakukan pengembangan dan menangkap SR di lobi Hotel Danau Toba, Medan, Sabtu (6/7) pukul 10.30 WIB. SR diamankan saat mengaku disuruh seorang laki-laki berinisial P, namun belum tertangkap.

"Dari tangan SR disita 3 unit handphone, dompet berisi sejumlah dokumen, bukti transfer, flashdisk dan uang tunai Rp 8,75 juta," tambah Atrial.

Terhadap tersangka YBL, OCP, AV, RS, dan SR dikenakan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), Pasal 132 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar