Baru Selesai, Pengaspalan Jalan di Asahan Sudah Rusak

Baru Selesai, Pengaspalan Jalan di Asahan Sudah Rusak

Hasil pengaspalan jalan antara Kecamatan Sei Dadap dan Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan

(eal)

Kamis, 7 Desember 2017 | 18:06

Analisadaily (Asahan) - Pengaspalan jalan yang menghubungkan Kecamatan Sei Dadap dengan Kecamatan Air Batu sepanjang lima kilometer dan melewati tiga desa, yakni Desa Pinanggripan, Desa Bahung Sibatu-batu dan Desa Tanjung Alam sudah rusak meski baru selesai dikerjakan.

Proyek yang dikerjakan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Asahan Tahun 2017 senilai Rp 9,8 miliar itu pun mulai dikeluhkan masyarakat. Sebab, sebagian ruas jalan sudah terkelupas dan dikhawatirkan segera menjadi kubangan.

Lapisan aspal yang sangat tipis itu pun menimbulkan protes dari warga, termasuk Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Asahan.

Ketua JPKP Asahan, Youthma All Qausha Aruan mengatakan, pengaspalan jalan yang sangat vital bagi warga setempat guna memperlancar angkutan hasil panen, justru tidak bertahan lama meski menghabiskan anggaran miliaran rupiah.

"Lihat saja, masih hitungan hari pengerjaannya sudah rusak. Tentu akan semakin rusak bila dilewati truk-truk pengangkut sawit milik perkebunan dan masyarakat," ujar Youthma, Kamis (7/12).

Disarankannya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Asahan agar meninjau langsung ke lokasi dan mengingatkan rekanan agar memperbaiki jalan tersebut. Sebab, dana yang begitu besar dialokasikan untuk proyek tersebut harus dapat dinikmati masyarakat.

"Pengerjaan jalan ini terkesan tidak seperti yang diharapkan Bupati Asahan yaitu program jalan mantap yang memiliki kualitas yang bagus sehingga ketahanannya dapat berlangsung lama dan tidak seperti ini, masih hitungan hari sudah rusak," sebutnya.

(eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar