Banyak Lalat, Ruang Identifikasi Korban AirAsia di Surabaya Disemprot

Rabu, 7 Januari 2015 | 17:58

detikNews - Surabaya, Lalat mulai berkeliaran di ruang identifikasi post mortem di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Untuk mengantisipasi timbulnya penyakit, Pemkot Surabaya berinisiatif menyemprot serangga lalat.

"Bu Wali (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini) meminta untuk membantu menyemprot lalat di ruang identifikasi post mortem," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkot Surabaya M Fikser di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (7/1/2015) sore.

Fikser menerangkan, awalnya Risma melihat lalat berkeliaran di sekitar Crisis Center dan area Mapolda Jatim. Kemudian orang nomor satu di Pemkot Surabaya mencari titik sumber berkeliarnya lalat. Setelah mendapatkan informasi bahwa lalat tersebut diduga berasal dari ruang identifikasi post mortem, ia memerintahkan agar dilakukan penyemprotan di ruangan tersebut.

"Bu Wali tadi (hari ini) langsung perintahkan untuk disemprot," terangnya.

Dari pantauan detikcom, seorang petugas Dinas Kesehatan mengenakan helm dan pakaian pelindung berwarna merah. Ia menenteng alat semprot, masuk ke belakang rumah sakit, dan menuju ke tempat identifikasi post mortem korban pesawat AirAsia QZ8501.

Selain melakukan penyemprotan, pemkot juga membantu pemberian 50 sepatu boot untuk petugas identifikasi post mortem. "Sepatu boot ini untuk petugas (identifikasi post mortem)," jelas Fikser sambil menyebutkan sebelumnya pemkot juga memberikan bantuan pakaian flu burung. (roi/try)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar