Bank Sampah Mengandung Potensi Ekonomi Kerakyatan Cukup Tinggi

Bank Sampah Mengandung Potensi Ekonomi Kerakyatan Cukup Tinggi

Peresmian Bank Sampah. (FOTO: Istimewa)

(rel/rzd)

Jumat, 28 Desember 2018 | 16:31

Analisadaily (Medan) - Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, meresmikan Bank Sampah dan Taman Gade Clean and Gold di Jalan Bromo, Gang Kurnia, Kelurahan Tegal Sari, Mandala III, Kecamatan Medan Denai. 

Kehadiran bank sampah ini sangat diapresiasi. Selain dapat memilah-milah sampah menurut jenisnya, juga sebagai langkah efektif untuk mengurangi volume sampah yang kian hari semakin meningkat.

Wali Kota berharap, pengembangan bank sampah ini nantinya harus menjadi milestone (tonggak sejarah) perwujudan pembangunan yang mengentaskan kemiskinan (pro poor), pembangunan yang mampu menciptakan peluang kerja (pro job) dan pembangunan yang melindungi serta melestarikan lingkungan hidup (pro environment).

Bank Sampah dan Taman Gade Clean and Gold merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pegadaian Persero Kanwil I Medan.

Total bantuan CSR yang diberikan kepada Pemko Medan senilai Rp 189.000.000, meliputi bangunan bank sampah, kantor, taman, becak bermotor pengangkut sampah, timbangan, bak sampah, peralatan kantor, komputer, printer, dan meubilair.

“Hal ini sangat positif dalam membangun kepedulian masyarakat agar dapat memanfaatkan sampah, sehingga bernilai ekonomis,” kata Eldin, Jumat (28/12).

Bank sampah mengandung potensi ekonomi kerakyatan yang cukup tinggi. Kegiatan bank sampah dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat dalam bentuk peluang kerja, penghasilan tambahan bagi pegawai bank sampah, dan masyarakat penabung sampah dengan berpedoman pada istilah from trash to cash  (dari sampah menjadi uang tunai).

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar