Bank Indonesia Fokus Memajukan Wisata Danau Toba

Bank Indonesia Fokus Memajukan Wisata Danau Toba

Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo, (paling kiri) dan Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhadi (tengah) dalam diskusi 'Diseminasi Kebijakan Moneter, Penguatan Keseimbangan Eksternal Perekonomian dan Strategi Pengembangan Pariwisata di Kantor Perwakilan ‎BI Sumatera Utara, Kamis (13/9)

(jw/csp)

Kamis, 13 September 2018 | 20:38

Analisadaily (Medan) - Bank Indonesia (BI) bersama Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) ‎berkomitmen untuk melakukan pengembangan agar berdampak bagi perekonomian masyarakat sekitar danau terbesar di Asia Tenggara tersebut.

"Pariwisata kini semakin berkembang, khususnya Danau Toba yang menarik sebagai tujuan wisata domestik dan mancanegara," kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhadi di Kantor BI Wilayah Sumut, Kamis (13/9).

Danau Toba berkembang secara ekonomi juga memberikan dampak baik bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di sekitar Danau Toba. Atas dasar itu, Bank Indonesia fokus memajukan Danau Toba menjadi destinasi wisata Internasional.

"Pastinya, melibatkan 8 Kabupaten/Kota yang ada di sana. Kita membuka lapangan kerja. Kalau berhasil kita menciptakan wisata internasional. Kemudian, membuat devisa bagi negara," jelasnya.

Ia menambahkan, peranan BI untuk pengembangan Danau Toba, baik secara transaksi perbankan, industri pariwisata dan wisatawan juga saat melakukan transaksi berada di Danau Toba.

"Peran kita dari sisi BI untuk pelay‎anan transaksi tunai maupun non-tunai. Kita memastikan lokasi wisata, persedihan uang pecahan rupiah cukup. Dari kantor bank dan ATM kita dorong cukup," tutur Suhadi.

Dalam diskusi bertema 'Diseminasi Kebijakan Moneter, Penguatan Keseimbangan Eksternal Perekonomian dan Strategi Pengembangan Pariwisata itu, Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo, menyambut baik.

"BI mendukung dan membantu kita. Pengembangan Danau Toba, tidak bisa dilakukan sendiri. Kami BPODT selalu berkordinasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Pihak terkait," ujarnya.

Saat ini, lajutnya, Danau Toba sendiri sudah banyak perubahan, termasuk dari segi infrastruktur, yang dilakukan Pemerintah bersama stakeholder‎.

"Kita juga memikirkan sumber daya manusia, karena masyarakat setempat merupakan orang-orang yang berhadapan langsung dengan wisatawan. Kita mempunyai program sadar wisata. Kita ingi Danau Toba banyak operator Travel lokal menjadi mitra Travel agen internasional. BPODT bertugas memberikan layanan informasi," pungkas Arie.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar