Banjir Rendam Dua Desa dan Tiga Kelurahan di Langkat

Banjir Rendam Dua Desa dan Tiga Kelurahan di Langkat

Banjir di Kabupaten Langkat, Rabu (11/10)

(hpg/eal)

Rabu, 11 Oktober 2017 | 20:04

Analisadaily (Langkat) - Akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Langkat dalam beberapa jam terakhir, dua desa dan tiga kelurahan di Kecamatan Besitang, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu hingga satu setengah meter, Rabu (11/10).

Peristiwa bencana alam itu terjadi sejak Selasa (10/10) pukul 17.00 WIB dan pada pukul 24.00 WIB, masyarakat melaporkan air sudah masuk ke dalam rumah mereka. Bahkan keesokan harinya sekira pukul 10.00 WIB air semakin naik.

Dilaporkan saat ini air mulai surut walau hanya sedikit dan sejauh ini tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut dan sebahagian masyarakat ada yang sudah mengungsi dan ada juga yang masih bertahan di rumahnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Analisadaily.com, Rabu (11/10) sore, dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Langkat, yang terkena dampak akibat bencana alam ini yakni Desa Bukit Mas dengan jumlah 97 KK yang ketinggian airnya 1-1,5 meter

Kemudian Desa Sekoci akibat banjir tersebut terdampak sebanyak 435 KK dengan ketinggian air 1 hingga 2 meter. Kelurahan Kampung Lama dengan jumlah 504 KK yang ketinggian air 1 hingga 1,5 meter.

Selanjutnya Kelurahan Pekan Besitang terdampak sebanyak 200 KK dengan ketinggian ​ air 1 hingga 1,5 meter dan Kelurahan Bukit Kubu terdampak sebanyak 300 KK yang ketinggian airnya 1 hingga 1,5 meter.   

Kepala BPBD Langkat Iwan Syahri mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan, Polsek Besitang dan Koramil.

"Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan pihak setempat dan juga telah mendirikan tenda posko di Kelurahan Kampung Lama Kecamatan Besitang dan mengevakuasi warga desa Sekoci yang terjebak banjir ke daerah posko pengungsian yang telah disiapkan warga," ujarnya.

Posko untuk korban banjir di Kabupaten Langkat, Rabu (11/10)

Posko untuk korban banjir di Kabupaten Langkat, Rabu (11/10)

Lebih lanjut dijelaskannya, BPBD juga sudah berkoordinasi dengan pihak BMKG untuk informasi lebih lanjut di Kabupaten Langkat dan membantu warga menyiapkan dapur umum di Kelurahan Kampung Lama bagi pengungsi di Masjid At-Taqwa Kecamatan Besitang. Bahkan Dinas Sosial Langkat juga sudah mendirikan tenda dan dapur umum.

Camat Besitang Ibnu Hajar, via seluler menjelaskan, sejauh ini beberapa pihak seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat, Dinas Sosial, Koramil serta Kecamatan, masih berjibaku menyisir lokasi yang terpencil guna mengevakuasi para korban banjir.

"Kita masih di lapangan dan tengah menyisir lokasi banjir yang melanda di Kecamatan Besitang. Memang kondisi terparah di Desa Sekoci dan Desa Bukit," ujar dia.

Menurutnya, dua desa ini merupakan daerah dataran rendah. Sehingga air dengan cepat meninggi dan merendam di desa tersebut. Kendati demikian, pihaknya terus berupaya melakukan penyisiran dan mengevakuasi warga yang terisolir.

(hpg/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar