Banjir Menggenangi Ratusan Rumah di Kota Medan

Banjir Menggenangi Ratusan Rumah di Kota Medan

Salah satu sungai yang berada di Kota Medan tampak meluap, Minggu (16/9)

(jw/csp)

Minggu, 16 September 2018 | 12:59

Analisadaily (Medan) - Hujan melanda Kota Medan sejak Sabtu-Minggu dini hari menyebabkan sejumlah sungai meluap dan mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan yang berada di bantaran sungai.

Tidak di situ saja, banjir juga terjadi di Pintu I sampai Pinta IV Kampus Universitas Sumatera Utara. "Dari subuh tadi air naik sampai halaman kampus," kata salah seorang warga sekitar, Padli, Minggu (16/9).

Banjir paling parah terjadi di Jalan dr Mansur, yang ketinggian airnya mencapai pinggang orang dewasa. Konidisi ini pun menyulitkan pengendara. Sehingga memaksa berbalik arah. Tapi, ada juga yang menerobos.

Banjir juga berdampak ke pemukiman jalan Dipanegara di dekat Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Padang Bulan. Di sana, ratusan rumah terendam hingga ketinggian dua meter.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menyebutkan, banjir sudah mencapai 180 cm, seperti di Jalan Pamen, Lingkungan III, Gg. Napindo & Lingk. VII. Kel. Padang Bulan, Kec. Medan Baru.

‎Rumah terdampak di Lingk. II, Gg. Napindo bertambah menjadi 10 Rumah/12 KK. Lingk. VII 20 Rumah/30 KK. Warga mengungsi di Posko Keltana, dengan jumlah sekitar100 Orang. Cuaca Berawan. Personil masih di lokasi untuk pemantauan lanjut.

Area terdampak banjir semakin luas. Manager Pusdalops BPBD Kota Medan, M Yunus mengungkapkan, banjir juga melanda Jalan Saudara ‎Gg. Mandor. Kel. Beringin, Kec. Medan Selayang. Update Ketinggian Air mengalami penurunan, menjadi sekitar 90-110 cm.

“Jalan lain yang banjir, Jalan Luku, Gg. Bersama Lingk. III, Kuala Bekala Medan Johor. Warga Masih mengungsi di Masjid Al Mutaqen. Personil masih bertahan di posko pengungsian untuk pemantauan lebih lanjut. Cuaca Berawan,” Manager Pusdalops BPBD Kota Medan, M Yunus.

Rumah-rumah warga terkena banjir, Minggu (16/9)

Rumah-rumah warga terkena banjir, Minggu (16/9)

‎Selanjutnya, Jalan Mantri, Lingk. III & IV. Kel. Aur, Kec. Medan Maimun. Untuk Ketinggian air terkini mengalami Kenaikan menjadi sekitar 150-170 Cm. Pengungsian dipusatkan Di Posko Keltana Kelurahan Aur. Sementara itu, di Lingkungan VIII & IX, Gg. Bidan & Gg. Merdeka.Kel. Sei Mati, Kec. Medan Maimun. Pengungsian terpusat di Kantor Lurah Sei Mati.

"Rumah Terdampak di Gg. Merdeka sebanyak 38 Rumah/92 KK & Gg. Bidan terdampak sebanyak 428 Rumah/572 KK. Area terdampak Banjir Luapan semakin Luas. Personil ada di lokasi untuk pemantauan," tambah Yunus.

Di Lingk. VI, Kel. Beringin. Kec.  Medan Selayang, ketinggian air terkini sekitar 90-110 cm memasuki rumah warga, mengalami penurunan. Pengungsian warga untuk sementara NIHIL. Rumah terdampak banjir sebanyak 98 Rumah/120 KK. 

Di Lingk. VII, Kel. Titi Rante, Kec. Medan Baru, ketinggian air terkini ±100-150 cm memasuki rumah warga. Rumahnya terdampak di Gg. Kali sebanyak 40 KK, Gg. Sada Arih sebanyak 15 KK, Gg. Angkir Sebanyak 15 KK. Warga sudah mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.

Warga tampak melintas digenangan air yang ada di depan Pintu I Universitas Sumatera Utara di Jalan dr Mansyur Medan, Minggu (16/9)

Warga tampak melintas digenangan air yang ada di depan Pintu I Universitas Sumatera Utara di Jalan dr Mansyur Medan, Minggu (16/9)

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar