Banjir Bandang di Samosir, Empat Rumah Rusak dan Satu Orang Hilang

Banjir Bandang di Samosir, Empat Rumah Rusak dan Satu Orang Hilang

Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir (Ist)

(jw/eal)

Sabtu, 4 Mei 2019 | 12:37

Analisadaily (Samosir) - Hujan deras yang terjadi di Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Jumat (3/5), menyebabkan banjir bandang melanda Desa Buntu Mauli, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir.

Akibat banjir bandang tersebut, empat rumah rusak parah dan satu warga dinyatakan hilang setelah terbawa arus.

Kepala BPBD Kabupaten Samosir, Mahler Tamba, mengatakan bahwa sebelum banjir melanda, sebagian besar wilayah Samosir diguyur hujan lebat selama dua jam.

"Sekitar pukul 16.00 WIB tiba-tiba air naik dan menghantam empat rumah warga, satu dilaporkan hilang," kata Mahler, Sabtu (4/5).

Arus yang cukup dahsyat menyapu apapun yang dilintasinya. Bahkan ketinggian air yang naik mencapai empat meter. Derasnya arus membawa material kayu dan batu dari hulu sungai.

"Mengetahui informasi banjir itu, tim BPBD bersama masyarakat melakukan pencarian korban dari pukul 17.00 WIB sampai 20.00 WIB tadi malam," jelas Mahler.

Sementara Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Parapat Danau Toba, Octo Albert Tambunan menuturkan, banjir bandang terjadi karena air Sungai Radang Bodi meluap akibat hujan deras.

"Dari kejadian itu, korban bernama Tiaman br Situmorang 65 tahun, perempuan, warga Desa Buntu, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, hingga kini hilang," tuturnya.

Saat ini, sambung Octo, tim dari Sar Medan dan Pos Sar Parapat sedang bersiap membantu proses pencarian. Personel yang diturunkan menggunakan Kapal 412 untuk mencari korban hilang.

"Saat ini kita masih melakukan pencarian terhadap korban hilang dibantu dengan tim gabungan dan masyarakat," tukasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar