Banjir Bandang di Labuhanbatu Akibatkan Jembatan Penghubung Desa Putus

Banjir Bandang di Labuhanbatu Akibatkan Jembatan Penghubung Desa Putus

Jembatan di Desa Tebing Linggahara putus akibat banjir bandang

(jw/eal)

Jumat, 14 Desember 2018 | 21:05

Analisadaily (Labuhanbatu) - Banjir bandang kembali terjadi di Sumatera Utara. Kali ini wilayah yang terdampak adalah Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu.

Banjir yang terjadi hari Kamis (12/14) kemarin mengakibatkan sebuah jembatan gantung penghubung desa putus.

Dari informasi yang diperoleh Analisadaily.com, banjir bandang terjadi karena intensitas hujan yang terbilang tinggi dalam beberapa hari belakangan ini di kawasan tersebut. Akibatnya air Sungai Aekundur meluap sehingga jembatan gantung penghubung Desa Tebing Linggahara dengan Desa Suka Makmur putus.

"Jembatan yang ditopang dengan sling baja tebal itu putus sekira pukul 08.00 WIB sehingga akses jalan penghubung desa tersebut lumpuh total," kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang, Jumat (14/12).

Sebelum kejadian, pihak kepolisian sudah mengingatkan agar warga tidak melintasi jembatan tersebut. Namun warga tetap membandel, bahkan ada beberapa orang yang mengabadikan naiknya air sungai di atas jembatan yang panjangnya diperkirakan 80 meter.

Setidaknya ada 12 orang yang berada di atas jembatan dan menjadi korban saat jembatan putus.

"Karena debit air sudah sampai dekat jembatan gantung, tiba-tiba banyak bongkahan kayu sawit yang terbawa arus hingga menyendat di bawah jembatan. Semakin banyak kayu yang menumpuk mengakibatkan jalur air tersumbat dan menyebabkan jembatan putus," jelas Frido.

Frido mengungkapkan bahwa para korban yang terjatuh dari jembatan itu sudah dievakuasi.

"Mereka jatuh tapi masih bisa menyelamatkan diri. Korban tenggelam tidak ada, tapi ada yang luka karena kena bongkahan kayu. Tadi dari Dokkes Polres Labuhanbatu sudah membuat posko," ungkapnya.

Frido mengimbau kepada warga agar tidak melewati jembatan tersebut, mengingat masih derasnya arus sungai.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melewati jembatan yang putus itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar