Bandara Silangit Ganti Nama Menjadi Bandara Sisingamangaraja XII

Bandara Silangit Ganti Nama Menjadi Bandara Sisingamangaraja XII

Bandara Sisingamangaraja XII di Kabupaten Tapanuli Utara

(jw/eal)

Sabtu, 8 September 2018 | 22:17

Analisadaily (Tapanuli Utara) - Bandara Internasional yang berada di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), resmi berganti nama dari Bandara Silangit menjadi Bandara Sisingamangaraja XII.

Pergantian nama tersebut dibenarkan oleh Bupati Taput, Nikson Nababan. "Iyah benar sudah diganti dan sudah diresmikan," kata Nikson, Sabtu (8/9).

Nikson juga merasa heran mengapa nama Bandara Silangit tersebut berubah. Padahal saat peresmian bulan November 2017 lalu, Presiden Joko Widodo juga sudah menyetujui nama bandara akses ke Danau Toba tersebut.

Perubahan nama Bandara Silangit itu setelah beredarnya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1404 Tahun 2018 yang diubah menjadi Bandara Raja Sisingamangaraja XII.

Surat tertanggal 3 September 2018 itu kemudian ditindaklanjuti Setjen Kemenhub dengan mengirim surat No. 243/Srt/B.IV/IX/2018 yang ditujukan kepada Sesditjen Perhubungan Udara dan Direktur Bandar Udara serta Ditjen Perhubungan Udara.

Surat tertanggal 4 September 2018 itu ditandatangani Kepala Biro Hukum Kemenhub, Wahju Adji. Isinya meminta kepada aparat terkait untuk menindaklanjuti keputusan Menhub tersebut.

Untuk diketahui, Bandara Silangit mulai dibangun sejak zaman penjajahan Jepang. Pada tahun 1995 penimbangunan baru dilanjutkan dengan perpanjangan landasan pacu menjadi 1.400 meter. Saat masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Bandara Silangit kembali diperpanjang runway-nya menjadi 2.400 m x 30 m.

Kemudian pada 2012 kepemilikan bandara dipindahtangankan dari Kemenhub ke PT Angkasa Pura II. Infrastrukturnya dikebut hingga sekarang bertaraf internasional. Penerbangan internasional juga sudah dilakukan dari dan menuju Malaysia.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar