Bandar Narkoba Tewas, Polisi Sita Mobil Mewah dan 2 Kg Sabu

Bandar Narkoba Tewas, Polisi Sita Mobil Mewah dan 2 Kg Sabu

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Rina Sari Ginting (kedua kiri) memaparkan penangkapan bandar narkoba asal Aceh, Selasa (22/8)

(jw/eal)

Selasa, 22 Agustus 2017 | 19:35

Analisadaily (Medan) - Personil Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara kembali mengambil tindakan tegas terhadap bandar narkoba.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Rina Sari Ginting mengatakan, bandar narkoba berinisial TMY alias F (47) warga Desa Blang, Kecamatan Tanah Pasir, Provinsi Aceh, tewas ditembak petugas. Sementara tiga tersangka lainnya berhasil diamankan.

"Dalam penangkapan tersebut personil Direktorat Narkoba Polda Sumut dipimpin Kasubdit I AKBP Leo H Siagian menyita dua kilogram sabu dan satu unit mobil Pajero Sport," kata Rina di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Medan, Selasa (22/8).

Ketiga pelaku yang masih hidup masing-masing berinisial AS alias A dan RR alias J (27) keduanya warga Provinsi Aceh selaku kurir, serta RMH alias Pak J warga Sunggal selaku penghubung, sudah diboyong ke Mapolda Sumut. Sedangkan jenazah F masih berada di RS Bhayangkara Medan.

Rina menjelaskan, para pelaku ditangkap dalam satu operasi penyamaran yang dilakukan petugas sejak 20 Agustus lalu. Petugas melakukan penyamaran hingga tersangka F bersedia melakukan transaksi dengan petugas.

"Kemudian transaksi dilakukan di rumah tersangka Pak J di KM 12 Binjai. Saat dua kurir datang membawa sabu yang dipesan, petugas kemudian melakukan penangkapan. Namun tersangka F melawan meski sudah diberi tembakan peringatan yang akhirnya petugas melepaskan tembakan tegas dan terukur yang menyebabkan tersangka meninggal dunia," jelasnya.

Sementara Dirnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Hendri Marpaung mengatakan, para pelaku mengelabui petugas dengan menggunakan mobil mewah untuk melancarkan aksi mereka.

"Modus mereka sama seperti yang kita tangkap beberapa hari lalu, yakni menggunakan mobil mewah agar tidak dicurigai oleh petugas," ungkapnya.

Untuk tersangka yang diamankan polisi akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112  ayat 2 jo Pasal 132 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar