Bali Dilanda Longsor, 7 Orang Meninggal Dunia

Bali Dilanda Longsor, 7 Orang Meninggal Dunia

Longsor terjadi di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali (BNPB)

Jumat, 10 Februari 2017 | 09:46

Analisadaily (Bali) - Hujan deras yang terus menerus, ditambah dengan kondisi lereng dengan banyak permukiman menyebabkan bencana longsor kembali terjadi di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, longsor menimbun 5 rumah dan menyebabkan 7 orang meninggal dunia, 2 luka berat dan 2 luka ringan. Empat rumah rusak berat akibat tertimbun longsor.

“BPBD Kabupaten Bangli telah melakukan koordinasi dengan Kantor SAR Denpasar, BPBD Provinsi Bali, PMI, TNI, Polri, relawan dan dibantu oleh warga melakukan evakuasi dan penanganan kedaruratan. Semua korban sudah berhasil dievakuasi,” kata Sutopo, seperti informasi diperoleh Analisadaily.com, Jumat (10/2).

Sebelumnya hujan ekstrem dengan intensitas 145 mm per hari sempat terjadi di Karangasem, Bali, pada Rabu (8/2) kemarin. BMKG Bali melaporkan adanya tekanan rendah 984 mb di Australia Barat berdampak signifikan menyebabkan aliran massa udara di seluruh Indonesia didominasi oleh angin Baratan yang bersifat basah.

“Suhu muka air laut di sekitar Bali masih hangat sekitar 28 derajat celcius yang berkontribusi bagi pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar Bali,” jelas Sutopo.

Disebutkannya, hingga hari ini hujan lebat diprediksi bakal terjadi di wilayah Bangli, Jembrana, Buleleng, Tabanan, Gianyar dan Badung. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dari longsor, banjir dan puting beliung.

Berikut nama-nama tujuh korban meninggal dunia:

1. Jro Balian Resmi, 33 tahun, perempuan

2. Jro Balian Kadek Sriasih, 7 tahun, permepuan, anak dari Jro Balian Resmi

3. Komang Agus Putra Santi, 1 tahun, laki-laki, anak dari Jro Balian Resmi

4. I Gede Sentana, 40 tahun, laki-laki

5. Luh bunga, 40 tahun, perempuan, istri I Gede Sentana

6. Kadek, 20 tahun, perempuan, anak I Gede Sentana       

7. Ni luh Susun, 40 tahun, perempuan

Korban luka berat:

1. Budi, 17 tahun, laki-laki, dirujuk ke RS Bangli (anak I Gede Sentana)

2. Komang, 14 tahun, perempuan, dirujuk ke RS Bangli (anak I Gede Sentana)

Korban luka ringan:

1. Kadek Ardi, 9 tahun, laki-laki

2. Jro Alep, 30 tahun, perempuan

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar