Bakal Calon Tunggal di Pilkada Paluta Masih Berpeluang Kalah

Bakal Calon Tunggal di Pilkada Paluta Masih Berpeluang Kalah

Ketua KPU Sumatera Utara, Mulia Banurea

(jw/eal)

Kamis, 18 Januari 2018 | 18:36

Analisadaily (Medan) - Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Andar Amin Harahap dan Hariro Harahap, dipastikan melawan kotak kosong saat Pilkada 2018.

Namun pasangan tersebut tetap memiliki peluang untuk gagal terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Paluta.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Mulia Banurea, terkait hanya ada satu pasangan yang ikut dalam Pilkada 2018 di Kabupaten Paluta.

"Pemungutan suara nantinya tetap dilakukan, namun bakal paslon tersebut akan bersaing dengan kotak kosong. Ia dinyatakan menang jika mampu memenangkan suara 50% plus 1," kata Mulia, Kamis (18/1).

Mulia menjelaskan, apabila pasangan tersebut tidak dapat meraih suara sebanyak 50% plus 1, maka mereka dinyatakan gagal memenangkan Pilkada. Dengan demikian, tampuk pemerintahan akan dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati yang ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Seandainya pasangan itu tidak dapat meraih suara sebanyak 50% plus 1, otomatis Kemendagri akan menunjuk Plt Bupati," jelasnya.

Untuk mendapatkan kepala daerah definitif, kemudian daerah tersebut akan melaksanakan kembali Pilkada pada agenda Pilkada serentak berikutnya.

"Kalau seandainya kalah, kita tunggulah saat Pilkada serentak di tahun 2020. Jadi selama dua tahun jabatan Bupati akan diduduki oleh bupati berstatus Plt," ungkapnya.

Untuk diketahui, Pilkada Paluta 2018 kemungkinan besar hanya diikuti satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yakni Andar Amin Harahap dan Hariro Harahap.

KPU sendiri sudah memperpanjang masa pendaftaran hingga 16 Januari 2018 lalu. Namun dalam kurun waktu tersebut tidak ada pasangan lain yang mendaftar termasuk dari kalangan independen.

Dalam Pilkada 2018 di Kabupaten Paluta, pasangan Andar Amin Harahap dan Hariro Harahap didukung oleh 11 partai politik yaitu Golkar, PDI-P, Gerindra, Hanura, PAN, PPP, Nasdem, PKPI, PKB, Demokrat dan PBB dengan total 30 kursi dari 30 kursi di DPRD Paluta.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar