Awal Ramadan Jatuh Pada 17 Mei 2018

Awal Ramadan Jatuh Pada 17 Mei 2018

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung. (Foto: Istimewa).

(rel/rzp)

Rabu, 16 Mei 2018 | 12:06

Analisadaily (Medan) - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung, memantau hilal (rukyatul hilal) untuk penetapan 1 Ramadan 1439 H/2018 dari Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Selasa (15/5) kemarin. Hasilnya, hilal tidak tampak dan awal Ramadan jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018.

Menurut Nurhajizah, kegiatan rukyatul hilal merupakan kegiatan yang penting. Sebab hasil kegiatan tersebut akan dijadikan bahan pertimbangan pada rapat isbat di Jakarta, yang dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Syarifudin.

“Kegiatan ini merupakan partisipasi Pemprovsu bersama dengan Kanwil Kemenag Sumut dan Balai Besar BKMG Wilayah I Medan untuk penentuan awal Ramadan,” kata Nurhajizah, ditulis Rabu (16/5).

Nurhajizah mengatakan, kegiatan ini sangat siginifikan untuk menentukan waktu pelaksanaan ibadah Ramadan umat Islam. Dalam kesempatan itu, Nurhajizah atas nama pribadi dan Provinsi Sumatera Utara mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1439 Hijriah kepada yang melaksanakannya.

Pengamatan hilal adalah acuan penetapan kapan permulaan awal Ramadan 1439 H. Ijtima awal Ramadhan 1439 H di wilayah Indonesia terjadi pada hari Selasa kemarin, hilal masih berada di bawah ufuk antara -01 derajat 45’ 28” (Jayapura, Papua) sampai dengan -00 derajat 09’ 15” (Pelabuhan Ratu, Jawa Barat).

Berdasarkan kriteria istikmal, Ramadan jatuh pada Kamis besok. Sementara itu pengamatan di wilayah Provinsi Sumatera Utara berlokasi di Anjungan Lantai 9 Kantor Gubsu.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan SSi M Si menyimpulkan, waktu terbenam matahari di Kota Medan tanggal 15 dan 16 Mei akan terjadi pada pukul 18.30 WIB.

“Pada pengamatan, kemungkinan besar tidak akan tampak atau terlihat karena posisi hilal masih berada di bawah ufuk yang selama ini kita lihat,” ucapnya Edison.

Tinggi Hilal pada Selasa kemarin di Kota Medan setinggi minus 0,52 derajat, atau masih berada di bawah ufuk. Hilal baru bisa terlihat pada tanggal 16 Mei, karena sudah berada pada ketinggian 12,22 derajat.

“Berdasarkan perhitungan, Rabu tanggal 16 Mei pada saat matahari terbenam, kita sudah masuk awal Ramadan,” ujarnya.

(rel/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar