Atas Banjir Jakarta, Situs Berbasis Twitter petajakarta.org Diluncurkan

Atas Banjir Jakarta, Situs Berbasis Twitter petajakarta.org Diluncurkan

Foto/dtc

Selasa, 2 Desember 2014 | 19:07

detikNews - Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hadir dalam peluncuran www.petajakarta.org. Situs itu adalah bagian dari sistem pemantau banjir berbasis Twitter. Uji coba pertama, Ahok pun ngetweet ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Launching www.petajakarta.org itu dilakukan di ruang Balai Agung, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2014). 

Ahok kemudian duduk berdampingan dengan Direktur Penelitian Fasilitas Infrastruktur SMART Universitas Wollongong Professor Pascal Perez, Kepala Kerjasama Akademik Twitter Mark Gillis, dan Kepala BPBD DKI Jakarta Bambang Musyawardana.

www.petajakarta.org adalah proyek penelitian Fasilitas Infrastruktur SMART Universitas Wollongong Australia bekerjasama dengan Twitter Inc, dan BPBD DKI Jakarta. Program ini mampu memetakan tweet di seluruh Jakarta guna membantu upaya penanggulangan Banjir.

"Ini bukan hanya proyek mengumpulkan data terkait banjir secara pasif, namun juga wujud tindakan. Kita tidak butuh data yang banyak, tapi kita butuh smart data, dan sensor terpintar yang kita punya adalah masyarakat itu sendiri. Kita memberdayakan masyarakat untuk melaporkan masalah banjir secara real time," kata Pascal.

Begini cara kerja program tersebut jika Anda ingin berpartisipasi menangulangi banjir Jakarta:

1. Aktifkan 'location services' atau tambah geo-tag dengan mengklik simbol pin pada saat membuat tweet di perangkat seluler berbasis iOS/android Anda.

2. Ambil atau tambah foto dengan mengklik simbol kamera saat membuat tweet pada perangkat sesuler iOS/android Anda.

3. Kirimkan tweet tersebut ke @petajkt dengan hashtag #banjir dan beri deskripsi singkat dari situasi banjir tersebut.

Semua tweet dalam format benar akan ditampilkan langsung pada peta yang terdapat di situs www.petajakarta.org. Masyarakat bisa melihat daerah mana saja yang terkena banjir di situs itu. Peta itu juga akan ditampilkan di ruang kendali banjir di BPBD DKI Jakarta sehingga bisa cepat diatasi.

"Dengan ini, Jakarta memiliki informasi langsung melalui media sosial untuk melengkapi sistem tanggap bencana saat ini. Hal ini memungkinkan kami merespons lebih cepat dalam situasi banjir dan membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa. Sementara warga dapat memperingatkan satu sama lain dan bermobilisasi di sekitar kota dengan lebih aman," kata Bambang.

"Kami mendorong lebih banyak orang di Jakarta untuk men-tweet saat banjir, sehingga peta pada www.petajakarta.org bisa lebih berharga bagi pemerintah kota dan untuk keselamatan publik warga negara kita," sambung Bambang.

Mark Gillis menambahkan, kerja sama ini merupakan yang pertama di dunia antara Twitter, universitas, dan badan penanggulangan bencana. Ia optimistis program ini bisa berhasil karena Jakarta adalah salah satu kota pengguna Twitter tertinggi di dunia.

Dalam sambutannya, Ahok mengaku sangat senang dengan adanya ide baru tersebut. Ia pun menguji coba dengan mengirim tweet ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Begini tweet suami Veronica Tan itu lewat akun Twitternya @basuki_btp: Pak @jokowi_do2, kena banjir Jakarta? Bantu tweet ke @petajkt #banjir cek petajakarta.org & follow @BPBDJakarta utk info lebih lanjut. (bar)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar