Arist Merdeka: Pelaku Pencabulan Anak Kandung Harus Dihukum Berat

Arist Merdeka: Pelaku Pencabulan Anak Kandung Harus Dihukum Berat

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.

(jw/rzd)

Senin, 11 Februari 2019 | 19:38

Analisadaily (Medan) - Kelakuan bejat dilakukan ayah kandung terhadap dua putrinya yang masih dibawah umur, di Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, mendapat tanggapan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.

Arist menegaskan, pelaku tersebut harus dihukum seberat-beratnya. "Walaupun pelakunya ayah kandung sendiri, hukuman yang berat harus diberikan kepadanya," kata Arist, Senin (11/2).

Arist menjelaskan, dalam ketentuan pasal 81 ayat (1), (2) junto 76 D atau pasal 82 ayat (1), (2) junto 76 E UU RI Nomor: 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor: 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta UU RI Nomor: 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor: 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, terhadap tersangka predator kejahatan seksual terancam hukuman 20 tahun penjara, bahkan hukuman seumur hidup.

“Namun, jika tersangka terbukti melakukan kejahatan seksual terhadap putri kandung secara berulang-ulang, tersangka bisa dikenakan hukuman tambahan berupa kebiri dengan cara suntik kimia,” jelasnya.

Arist menyebut, seharusnya orang tua, terutama ayah yang berperan sebagai kepala rumah tangga bisa mengayomi keluarga, bahkan pelindung bagi anak. Bukan sebagai predator anak dalam kejahatan seksual.

“Ini merupakan kejahatan yang sangat luar biasa (extraordinary crime) setara dengan tindak pidana narkoba, korupsi, dan terorisme. Saya percaya dan yakin, penyidik Unit PPA Polrestabes Medan tidak akan ragu, dan pasti menerapkan ketentuan tindak pidana luar biasa kepada pelaku,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Polrestabes Medan melalui tim Pegasus mengamankan Yuda Aswin alias Mamat (34) warga Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, yang tega mencabuli dua orang anak kandungnya sendiri, yang masih di bawah umur, SAN dan NSN.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar