Anngota DPD Heran Dengan Jumlah Tenaga Kerja Asing di PLTU Medan II

Anngota DPD Heran Dengan Jumlah Tenaga Kerja Asing di PLTU Medan II

Anggota DPD RI asal Sumut, Dedi Iskandar Batubara

(jw/eal)

Rabu, 3 Agustus 2016 | 20:18

Analisadaily (Medan) - Beberapa anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) asal Sumatera Utara mengaku kecewa usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Medan II di Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Salah seorang anggota DPD RI asal Sumut, Dedi Iskandar Batubara, menyesalkan perbedaan data jumlah pekerja asing di proyek Pembangunan PLTU Paluh Kurau tersebut.

"Dari data kementerian ada 171 orang pekerja WNA untuk di Paluh Kurau. Sementara dari imigrasi ada 151 pekerja. Saat ditanya sama lawyer-nya ada 190 pekerja WNA. Ada apa dengan data ini? Kenapa berbeda-beda," tanya Dedi, Rabu (3/8).

Dedi mengatakan, dari pemberitaan yang beredar di media, setidaknya ada 10 juta tenaga kerja asing yang masuk dan bekerja di Indonesia, termasuk di proyek PLTU Paluh Kurau.

"Hampir di seluruh proyek pembangunan ada WNA, termasuk di Sulawesi Tenggara dan Papua. Sangat banyak tenaga kerja asing disana. Menurut keterangan Kementerian Tenaga Kerja, jumlahnya hanya 70 ribu. Namun di lapangan jumlahnya berbeda," ucapnya.

Menyikapi hal tersebut, DPD RI akan memanggil Menteri Tenaga Kerja untuk rapat membahas persoalan banyaknya tenaga kerja asing di Indonesia.

"Saya melihat tidak ada koordinasi antara kementerian di pusat dengan Dinas Provinsi dan Dinas Kabupaten/Kota," sesalnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar