Anggota Polisi Dianiaya Sejumlah Pemuda di Kampung Kubur

Anggota Polisi Dianiaya Sejumlah Pemuda di Kampung Kubur

Bripka Eric Tambunan saat dibawa petugas menuju rumah sakit, Minggu (15/4)

(rzp/csp)

Minggu, 15 April 2018 | 12:19

Analisadaily (Medan) - Seorang polisi bernama Bripka Eric Tambunan, kritis karena dianiaya sejumlah pemuda di kawasan Kampung Kubur, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.

Kepala Subdit III Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, penganiayaan yang terjadi pada Sabtu (14/4) mengakibatkan Bripka Eric  menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

"Kita sudah turunkan personel untuk mengejar pelaku penganiayaan. Akan kita tangkap," kata Maringan, Minggu (15/4).

Dijelaskan Maringan, pihaknya telah mengantongi nama-nama pelaku yang telah melakukan penganiayaan terhadap Bripka Eric. Pelaku diketahui berjumlah tiga orang yang dipimpin oleh Ayub.

"Personel sedang menyisir lokasi kejadian dan beberapa lokasi yang dicurigai tempat persembunyian para pelaku," jelsnya.

Selain mengejar pelaku, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi-saksi yang melihat langsung tindakan penganiyaan yang dilakukan secara membabi buta terhadap anggota Unit Jahtanras tersebut.

Meski telah melakukan pemeriksaan dan memeriksa sejumlah saksi, duduk perkara terkait penganiayaan masih simpang siur. Ada yang menyebut antara korban dan pelaku terlibat dendam. Ada juga informasi menyebut Bripka Eric sedang menjalankan tugasnya.

"Kita masih mencari bukti-bukti dan berbagai saksi lainnya," ucap Maringan.

Bripka Eric Mulai Sadar

Diungkapkan Maringan, kondisi Bripka Eric mulai sadar dan berangsur membaik setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara. Bripka Eric mengalami luka serius pada bagian kepala akibat hantaman pemukul bola baseball, botol minuman, dan benda tumpul.

Setelah dianiaya, personel kepolisian itu terjungkal ke dalam Sungai Babura. Warga ya g melihat kemudian menyelamatkannya dan melarikannya ke rumah sakit terdekat.

Sementara senjata api (Senpi) jenis revolver yang sempat dirampas pelaku saat korban melakukan perlawan, telah berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Kita terus kejar pelaku. Mohon doanya agar pelaku secepatnya kita tangkap," tandas Maringan.

(rzp/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar