Anggota Komisi E DPRD Sumut Komentari Soal "Uang Pulsa"

Anggota Komisi E DPRD Sumut Komentari Soal "Uang Pulsa"

Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Zulfikar saat memberi keterangan, Rabu (26/4)

(jw/csp)

Rabu, 26 April 2017 | 19:26

Analisadaily (Medan) – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Zulfikar banyak mendengar keluhan yang disampaikan para guru honor di Kabupaten Simalungun saat unjuk rasa di depan Gedung DPRD-SU, Rabu (26/4).

Salah satu masalah yang membuat Zulfikar merasa berang ketika mendengar permasalahan pungutan atau istilahnya disebut dengan uang pulsa. Menurutnya, hal-hal seperti ini harus diperhatikan para penegak hukum.

“Mencari apakah benar kejadiannya seperti itu. Guru honorer dikutip uang sebanyak itu, harusnya ini segera diperhatikan karena ini sudah masuk ranah pidana,” kata Zulfikar.

Namun demikian, dia berharap supaya DPRD Kabupaten Simalungun dapat menyelesaikan persoalan ini. Tetapi begitu pun, jika kabupaten tidak siap maka DPRD Sumut akan siap memperjuangkan tuntutan para guru. “Kita akan lakukan Rapat Dengar Pendapat dengan pihak-pihak tertentu,” ujarnya.

Sebelumnya,  Zulfikar mengatakan kecewa dengan Kabupaten Simalungun yang sudah memperlakukan para guru honor secara semena-mena. Seharusnya bisa mengakomodir kebutuhan para guru honor. Bukan malah melakukan pemecatan menggunakan surat edaran.

Pihaknya juga sudah mendengar keluhan lainnya dari para guru. Untuk itu, mereka berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah itu. Dan menurut Zulfikar, pemberhentian sepihak terhadap para guru honor adalah masalah. Maka jangan dibiarkan.

 

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar