Aksi Tidak Ditanggapi, Pengunjuk Rasa Tidur Dijalan

Aksi Tidak Ditanggapi, Pengunjuk Rasa Tidur Dijalan

Pengunjuk tidur di badan jalan, Kamis (29/11)

(jw/csp)

Kamis, 29 November 2018 | 12:35

Analisadaily (Medan) - Tidak ditanggapi, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (PB Alam Aksi) Indonesia dan masyarakat serta beberapa karyawan perkebunan melakukan aksi memblokade jalan.

Beberapa pengunjuk rasa pun tidur di tengah jalan. Tindakan itu pun membuat arus lalu lintas terhenti dan menimbulkan kemacetan panjang di Jalan Letjen Suprapto atau tepat di depan Kantor PTPN IV.

"Kami minta kasus dugaan korupsi ini diusut hingga tuntas," teriak Ketua PB Alam Aksi Indonesia, Eka Armada di tengah jalan.

Tidak lama berselang, pengunjuk rasa yang tidur di jalan ditemui pihak kepolisian dan meminta agar menjauhi badan jalan. Hal itu dilakukan supaya pengguna jalan bisa melanjutkan perjalanan dan tidak terkena macet.

Dalam aksi ini, pengunjuk rasa menilai adanya dugaan korupsi di PTPN IV yang menyebabkan kerugian negara.

Beberapa persoalan yang mereka bawa di antaranya, laporan keuangan yang dinilai tidak transparan terkait penggunaan kas SP BUN. Kemudian pihak PTPN IV tidak pernah merespon surat yang disampaikan oleh basis-basis SP BUN.

Padahal surat menyurat dan aspirasi menyangkut berbagai persoalan yang dihadapi serikat pekerja, seperti persoalan perekrutan karyawan, pembahasan upah, perbaikan rumah karyawan, beras dan lain.

Saat petugas kepolisian meminta supaya pengunjuk rasa menjauhi badan jalan, Kamis (29/11)

Saat petugas kepolisian meminta supaya pengunjuk rasa menjauhi badan jalan, Kamis (29/11)

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar