Aksi di DPRD Sumut, Mahasiswa Serukan Dukungan Terhadap Pimpinan KPK Terpilih

Aksi di DPRD Sumut, Mahasiswa Serukan Dukungan Terhadap Pimpinan KPK Terpilih

Unjuk rasa mendukung komisioner KPK terpilih di Kantor DPRD Sumut, Jumat (20/9)
 

(rzp/eal)

Jumat, 20 September 2019 | 18:40

Analisadaily (Medan) - Ratusan mahasiswa anti korupsi untuk keadilan Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan Jumat (20/9) sore.

Unjuk rasa itu dilakukan untuk mendukung Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru terpilih.

Koordinator Aksi, Ade Fitrian Hasibuan mengatakan, kedatangan mereka ke DPRD Sumut selain menyatakan dukungan terhadap komisioner KPK terpilih, juga meminta DPRD Sumut agar menyatakan dukungan terhadap Undang-Undang KPK yang baru disahkan DPR RI.

"Kami meminta DPRD Sumut menyatakan dukungannya pada undang-undang KPK yang baru. Dengan rancangan undang-undang baru itu maka KPK lebih baik dan berintegritas serta profesional dalam pemberantasan korupsi. Rakyat mendukung DPR sahkan undang-undang KPK," kata Ade.

Selain mendukung komisioner terpilih dan pengesahan UU KPK, massa juga meminta Saut Situmorang dan Agus Raharjo meninggalkan KPK.

"Ketua Agus Raharjo dan Saut Situmorang agar segera meninggalkan Gedung KPK. Silahkan mundur dari KPK, jangan pencitraan dan provokasi publik," teriak massa.

Tampak juga massa membawa sejumlah spanduk bertuliskan 'Mahasiswa anti korupsi untuk keadilan mendukung UU KPK yang baru disahkan', 'Ketua Agus Raharjo dan Saut Situmorang agar segera meninggalkan Gedung KPK' dan 'KPK mendukung pimpinan yang terpilih'.

Menanggapi massa, anggota DPRD Sumut 2019-2024, Hendra Cipta, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan, DPRD Sumut selalu menerima pengunjuk rasa, baik yang mendukung revisi UU KPK maupun yang menentang.

"Yang berhak merevisi UU KPK adalah DPR RI sehingga aspirasi dari pengunjuk rasa akan kami sampaikan ke DPR RI," pungkasnya.

(rzp/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar