Ahli Pengobatan Tradisional Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah

Ahli Pengobatan Tradisional Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah

Ahli pengobatan tradisional ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumahnya

(jw/rzd)

Rabu, 24 Juli 2019 | 17:53

Analisadaily (Medan) - Warga yang berada di Jalan Jati, Gang Perbatasan, Dusun II, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, dihebohkan dengan penemuan seorang wanita dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumah.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, korban diketahui bernama Juriati (54). Wanita tersebut kesehariannya bekerja sebagai ahli pengobatan tradisional di daerah tersebut. Penemuan jasad Juriati pertama kali diketahui tetangganya, Asma (55) dan Rena (45).

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir mengatakan, Asna awalnya dipanggil oleh seorang tukang pengantar air isi ulang yang hendak mengantarkan ke rumah korban. Namun, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

"Karena tidak ada sahutan dari dalam rumah korban, akhirnya tukang pengantar air minuman itu memanggil tetangga korban," jelasnya.

Asna mengajak Rena untuk memanggil-manggil ahli pengobatan tradisional tersebut. Namun setelah beberapa kali dipanggil, korban juga tidak menyahut dari dalam rumah. Kemudian kedua tetangga korban berjalan menuju dapur rumah milik korban.

"Kebetulan pintu belakang rumah korban tidak terkunci. Setelah masuk ke dalam rumah, kedua saksi langsung terkejut melihat korban sudah tergeletak di dapur dalam keadaan tidak bernyawa," terang Yasir.

Mengetahui kejadian itu, kedua saksi tersebut langsung berteriak sembari memanggil tetangga lainnya. Warga yang datang ke rumah korban selanjutnya memanggil pihak kepolisian.

"Mendapat informasi petugas bersama dengan tim Inafis Polrestabes Medan datang ke lokasi. Setelah dicek, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap Yasir.

Selanjutnya, oleh petugas jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, di Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan, guna dilakukan autopsi.

"Penyebab kematian korban masih kita selidiki, apa karena penyakit atau yang lain," tambah Yasir.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar