AF Medan Gelar Pameran Mengenai Situs Kota Cina

AF Medan Gelar Pameran Mengenai Situs Kota Cina

Pameran bertajuk 'Kota Cina: Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14)' di AF Medan.

(rel/rzd)

Rabu, 6 Juni 2018 | 14:55

Analisadaily (Medan) - Alliance Francaise (AF) Medan mengadakan eksibisi atau pameran mengenai situs Kota Cina yang berada di Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Pameran diadakan di Kantor AF Medan, Jalan Hasanuddin.

Dalam pameran tersebut, pengunjung diajak untuk semakin mengenal sejarah Kota Medan, khususnya Kota Cina dari temuan-temuan artefak serta sejarahnya.

Ketua Yayasan AF Medan, Poggy Kurniawan mengatakan, pameran kali ini adalah khusus arkeologi, yaitu suatu pameran yang beda dari yang lain, karena di pameran tersebut memperlihatkan barang-barang peninggalan yang ditemukan di daerah yang dikatakan Kota Cina.

“Dan leading arkeolog-nya adalah Daniel Perret yang berasal dari Prancis, yang sudah hampir dari 30 tahun mengadakan riset arkeologi di Indonesia, yang termasuk di dalamnya adalah Sumut,” kata Poggy, Rabu (6/6).

Pameran diadakan sejak tanggal 5 Juni hingga 5 September mendatang. Pengunjung bisa memilah hasil-hasil penelitian yang telah berhasil dikumpulkan oleh Daniel Perret, serta juga penjelasan dari barang tersebut.

Pameran bertajuk 'Kota Cina: Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14)' di AF Medan.

Pameran bertajuk 'Kota Cina: Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14)' di AF Medan.

“Daniel Perret juga sudah menghasilkan beberapa buku, yang salah satunya mengenai Barus, Padang Lawas dan saat ini mengenai Kota Cina yang ada di Danau Siombak,” jelasnya.

Pameran yang bertajuk Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14) tersebut dibuka untuk masyarakat umum dan secara gratis.

Pameran bertajuk 'Kota Cina: Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14)' di AF Medan.

Pameran bertajuk 'Kota Cina: Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14)' di AF Medan.

“Masyarakat Medan banyak yang belum mengerti tentang arkeologi, sehingga ini bisa menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin belajar tentang arkeologi,” tuturnya.

Menurut Poggy, pameran tersebut menarik, karena selain bisa melihat langsung benda-benda sejarah, juga bisa mendapatkan edukasi, karena banyak panduan mengenai benda-benda bersejarah yang dipamerkan.

Pameran bertajuk 'Kota Cina: Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14)' di AF Medan.

Pameran bertajuk 'Kota Cina: Silang Budaya Kuno di Selat Malacca (abad 11-14)' di AF Medan.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar