Ada Dugaan Intervensi, DPRD Sumut Minta Bukti-bukti

Ada Dugaan Intervensi, DPRD Sumut Minta Bukti-bukti

Ratusan mahasiswa dari Presidium Dewan Mahasiswa Sumatera Utara berunjuk rasa di kantor DPRD Sumut, Rabu (25/4)

(jw/csp)

Rabu, 25 April 2018 | 14:34

Analisadaily (Medan) - Ratusan mahasiswa dari Presidium Dewan Mahasiswa Sumatera Utara berunjuk rasa di kantor DPRD Sumut, Rabu (25/4).

Aksi itu terkait adanya dugaan intervensi dari petinggi Kepolisian Daerah Sumut terhadap kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018.

"Kami mendapat informasi tentang adanya intervensi dari petinggi Poldasu ke berbagai kepala daerah yang mengarahkan kepala daerah untuk membantu pemenangan salah satu calon Gubernur Sumut," kata koordinator aksi, Abdul Razak.

Tidak hanya soal itu, pengunjuk rasa juga menyuarakan kasus JR Saragih yang selama ini ditangani petinggi Poldasu diam di tempat, dan setelah dukungan JR Saragih kesalah satu pasangan calon gubernur Sumut.

"Ini artinya, terjadi degradasi moral dan pencorengan demokrasi. Seharusnya, Polda Sumut netral dalam Pilgubsu," katanya lagi.

Atas dasar itu, mereka meminta agar petinggi Polda Sumut dipanggil dan DPRD Sumut juga mengawal jalanya demokrasi sehingga lancar dan bebas dari intervensi.

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Nezar Djuli mengatakan, apabila benar ada intervensi, mereka meminta kepada pengunjuk rasa untuk menyerahkan bukti intervensi.

"Saya meminta kepada adik-adik untuk menyerahkan bukti-bukti bila adan intervensi yang dilakukan petinggi Polda Sumut" ucapnya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar