Ada Alat Kontrasepsi di TKP Pembunuhan Tukang Pijat

Ada Alat Kontrasepsi di TKP Pembunuhan Tukang Pijat

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira 

(jw/eal)

Selasa, 12 Juni 2018 | 12:53

Analisadaily (Medan) - Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polrestabes Medan dan Polsek Medan Barat bersama tim Jatanras Polda Sumut masih terus memburu pelaku pembunuhan di tempat usaha kusuk lulur Tiara, Jalan Tengku Amir Hamzah No. 44, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (10/6) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, sampai saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan petugas masih mengejar pelaku pembunuhan tersebut.

"Kasus itu masih dalam penyelidikan dan masih kita kejar pelakunya," kata Putu kepada Analisadaily.com, Selasa (12/6).

Putu menjelaskan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan data dan memeriksa beberapa orang saksi terkait peristiwa tersebut.

"Kita masih mengumpulkan data dan beberapa saksi-saksi. Sudah ada lima orang saksi yang kita periksa termasuk orang yang pertama menemukan korban," jelasnya.

Putu mengungkapkan bahwa pada saat petugas melakukan olah TKP, petugas menemukan beberapa barang bukti seperti alat kontrasepsi dan sarung.

"Di TKP kita menemukan alat kontrasepsi dan sarung yang diduga digunakan untuk menyekap korban. Sementara pelaku tidak meninggalkan barang bukti sama sekali," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini semua barang bukti yang ditemukan oleh petugas sedang diuji di laboratorium forensik.

"Kita masih menunggu hasil laboratorium forensik. Karena dari hasil autopsi, korban meninggal akibat luka tusukan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Lisa (40) warga Jalan Eka Rasmi, Kecamatan Medan Johor, ditemukan bersimbah di kios lulur Tiara, Jalan Tengku Amir Hamzah No.44, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (10/6) pukul 07.30 WIB.

Saat itu saksi Danny yang tinggal tidak jauh dari kios tersebut keluar dari rumahnya untuk menyapu halaman. Kemudian Danny melihat lampu kios tempat usaha korban masih tergantung, padahal biasanya jika sudah malam diambil korban.

Kecurigaan tersebut muncul, kemudian ia langsung melihat ke dalam kios. Ternyata korban telah meninggal dengan posisi telungkup dan ditutupi bantal bersimbah darah.

Melihat kejadian tersebut Danny menyampaikan kepada keluarga yang ada di rumah. Setelah Itu Danny menghubungi Polsek Medan Barat.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar