Ada 1.895 WNA Ilegal Masuk Sumut Sepanjang 2015

Ada 1.895 WNA Ilegal Masuk Sumut Sepanjang 2015

Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sumut, M. Diah, saat memaparkan sejumlah WNA ilegal yang masuk ke Sumut tahun 2015 di Kantor Kemenkumham Sumut, Selasa (5/1).

(ns/eal)

Selasa, 5 Januari 2016 | 19:16

Analisadaily (Medan) - Selama 2015, tercatat 1.895 warga negara asing (WNA) ilegal masuk ke wilayah Sumatera Utara. Mereka terdiri dari pencari suaka dan pengungsi daerah konflik. 

Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian Kemenkumham Sumut, M.Diah merincinkan, dari 1.895 WNA yang diamankan itu berasal dari Afganistan (390), Sri Lanka (363), Myanmar/Rohingya (290), Somalia (283), Palestina (270) dan Iran (129). Sementara sisanya 170 WNA lagi berasal dari negara lainnya.

"Ada yang sudah dideportasi. Namun, seluruhnya masuk dari 28 lokasi di Sumatera Utara," ucap Diah kepada Analisadaily.com, Selasa (5/1).

Bukan hanya itu, selama tahun 2015, Divisi Imigrasi Kemenkuham Sumut juga menolak 172 WNA yang hendak masuk ke Sumut. Mereka berasal dari 31 negara.

"Penolakan mereka dari berbagai alasan. Ada yang masuk daftar penangkalan, dokumen yang tidak sah, waktu perjalanan tidak jelas dan lainnya," tambahnya.

Sedangkan, dalam catatan kinerja Imigrasi Kemenkuham Sumut dari 1 Januari hingga 31 Desember 2015, sebanyak 176 orang WNA telah dilakukan tindakan hukum administrasi keimigrasian.

"Tindakan hukum administrasi keimigrasian berupa deportasi (pemulangan) ke negara asal," ungkapnya.

Dari 176 orang WNA yang dideportasi, diantaranya Bangladesh (58), RRT (29), Malaysia (24), Myanmar (21), Taiwan (12), India (5), Kanada (4) , Belanda (4), Thailand (3), Sri Lanka (5), Filipina (2), Amerika Serikat (2), Pakistan, Yunani, Swiss, Britania Raya, Finlandia, Singapura dan Yaman (1).

Untuk diketahui, dari 176 orang WNA, keseluruhannya melanggar pasal 27 Ayat 1 UU No. 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian (Over Stay). Kemudian melanggar Pasal 120 tentang penyalahgunaan tempat tinggal dan tidak memiliki dokumen.

(ns/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar