Abdullah, Petugas Kebersihan Jujur Diberi Penghargaan Oleh KAI

Abdullah, Petugas Kebersihan Jujur Diberi Penghargaan Oleh KAI

Abdullah diberi piagam penghargaan oleh PT KAI Divre I Sumut, Kamis (28/9)

(rzp/csp)

Kamis, 28 September 2017 | 18:34

Analisadaily (Medan) – Kejujuran yang dilakukan seorang petugas kebersihan kereta api ini patut dicontoh. Ketika menemukan uang dengan jumlah besar, petugas kebersihan bernama Abdullah ini langsung melaporkannya kepada petugas kereta api.

Atas perbuatan jujurnya, pemuda berusia 24 tahun itu diberi penghargaan dalam bentuk piagam dari pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada peringatan HUT ke-72 tahun di Kantor Divre I Sumatera Utara, Jalan Prof. HM. Yamin, Kamis (28/9).

Abdullah menceritakan, uang yang ditemukannya saat itu berjumlah sekitar Rp 32 juta, berada di dalam tas berwarna pink. Penemuan itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di dalam gerbong kereta api, di Stasiun Rantau Prapat.

“Penemuannya sekitar setahun yang lalu. Saat itu sudah tidak ada orang, dan saya sedang bersih-bersih gerbong. Secara tidak sengaja, saya menemukan tas berisi uang itu. Saya ambil, saya buka, ternyata isinya uang kurang lebih sekitar Rp 32 juta,” kata Abdullah.

Ketika menemukan uang di dalam tas tersebut, Abdullah langsung melaporkannya ke petugas stasiun, yang kemudian dihitung kembali dan isinya sama. Saat penemuan uang dalam tas, gerbong kereta api dalam kondisi kosong total.

“Pemiliknya saat itu sudah tidak ada. Tidak lama, setelah kereta api berangkat, pemilik tas kembali. Pemiliknya perempuan, berusia sekitar 47 tahunan, dan tas berisi uang itu dikembalikan,” terang warga Binjai itu.

Setelah tas berisi uang dikembalikan, pemilik tas mengajak Abdullah untuk bertemu dan mengucapkan terima kasih. Pertemuan Abdullah dengan pemilik tas terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Rantau Prapat.

Pria 24 tahun itu tidak pernah berfikir akan mendapatkan imbalan dari kejujuran yang dilakukannya. Hal itu dilakukannya dengan niat tulus, dan selalu mengedepankan kejujuran dalam bekerja.

“Saat ketemu itu, ibu itu bilang uangnya untuk keperluan berobat, dan kebetulan ibu itu juga seorang dokter,” ucapnya.

Abdullah mengaku, sudah sekitar 5 tahun bekerja sebagai petugas kebersihan di ISS, dan sudah 3 tahun ditempatkan di kereta api. Tidak hanya pihak kereta api, pihak ISS juga sudah memberikan piagam penghargaan atas tindakan yang diperbuatnya.

“Tidak pernah terpikir seperti ini. Tidak ada, ini suatu apresiasi bagi saya. Pesan saya untuk teman-teman, semoga bekerja dengan jujur, karena kejujuran itu adalah sebuah kunci untuk keberhasilan yang akan datang,” ungkapnya.

(rzp/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar