44 Kg Sabu Dimankan Petugas Gabungan di Perbaungan

Seorang Anggota Polri Ikut Terlibat

44 Kg Sabu Dimankan Petugas Gabungan di Perbaungan

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw (empat dari kiri) memaparkan penangkapan narkoba di Mapolda Sumut, Sabtu (15/7)

(jw/eal)

Sabtu, 15 Juli 2017 | 20:45

Analisadaily (Medan) - Tim gabungan dari BNN dan Polri mengamankan sembilan orang tersangka kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dari Malaysia yang turut melibatkan seorang anggota kepolisian di Pantai Cermin, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (15/7).

Dua dari sembilan tersangka, ditembak mati oleh petugas karena coba melawan dan melarikan diri dalam proses penangkapan.

"Dari penyelidikan, petugas kembali mengamankan tiga orang tersangka yang terlibat dalam penyelundupan narkoba dari areal parkir SPBU Pasar Bengkel Dusun IV Perbaungan dengan barang bukti 44 Kg narkoba jenis sabu," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw di Aula Tribarata Mapolda Sumut, Sabtu (15/7) malam.

Sembilan tersangka yang diamankan petugas dalam penyelundupan sabu-sabu skala besar ini adalah Bambang yang berperan sebagai bandar dan penyedia narkoba. Dia tewas ditembak petugas dalam upaya penangkapan.

Para tersangka penyelundup narkoba dari Malaysia

Para tersangka penyelundup narkoba dari Malaysia

Tersangka lainnya Suheryanto yang merupakan anggota Polri berpangkat Aiptu dan berperan sebagai pengendali di lapangan, Panjul alias Boy yang berperan sebagai membawa narkoba dari Malaysia yang juga turut ditembak mati petugas.

Sedangkan enam tersangka lain yang berperan sebagai kurir adalah Rovi, Untung, Samsul Bahri, Saidul Saragih, Heri Agus Marzuki dan Edy Sirait.

Para tersangka diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa 50 kilogram sabu-sabu, dua unit sepeda motor dan dua unit mobil yang digunakan untuk membawa sabu-sabu.

"Kasus penyelundupan sabu ini terungkap setelah petugas dari tim gabungan BNN dan Polri melakukan penyelidikan atas informasi adanya transaksi narkoba di kawasan Pantai Cermin, Perbaungan yang turut melibatkan oknum personel Polri," pungkas Kapolda.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar