3 Lamborghini yang Ditahan Polisi Baru Punya Form A dan Dokumen PIB

3 Lamborghini yang Ditahan Polisi Baru Punya Form A dan Dokumen PIB

(dtc)

Selasa, 2 September 2014 | 14:18

detikNews - Jakarta, Polda Metro Jaya menilang 3 mobil mewah jenis Lamborghini karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Ketiga Lamborghini tersebut rata-rata belum memiliki STNK serta baru memiliki dokumen form A dan PIB (Pajak Import Barang) yang dikeluarkan Bea dan Cukai saja.

"Rata-rata hanya ada form A dan PIB saja. Dengan kata lain kendaraannya resmi, tetapi fakturnya belum diurus surat-suratnya baru akan diurus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Rikwanto menjelaskan, pengeluaran faktur kendaraan mewah berbeda dengan jenis kendaraan lainnya.

"Fakturnya belum keluar, karena ketentuannya itu faktur baru keluar 6 bulan setelah transaksi," imbuhnya.

"Sudah saya tanyakan ke penyidik berkaitan dengan mobil mewah ini berbeda dengan kendaraan yang biasa dijual di lokalan (berbeda) dengan mobil built up," tambahnya.

Meski ketiga Lamborghini itu dinyatakan resmi, bukan hasil selundupan atau tindak pidana, namun Rikwanto menyatakan mobil-mobil mewah yang kena tilang itu belum bisa beroperasi di jalanan.

"Belum laik jalan karena belum ada STNK-nya," cetusnya.

Polisi mengamankan Lamborghini kuning bernopol B 1432 SHV pada Minggu (31/8) lalu. Pengendara mobil ini tidak bisa menunjukkan surat-surat mobilnya. Pada sehari sebelumnya, Sabtu (30/8), polisi juga mengamankan Lamborghini putih bernopol B 8 R. Serupa dengan Lamborghini kuning, pengendara Lamborghini putih ini pun tak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya. Kedua mobil ini diamankan saat melintas di kawasan SCBD, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, malam hari.

Sementara Lamborghini hijau, diamankan polisi saat sang pemiliknya yang juga politisi PPP, Haji Lulung mengendarainya ke DPRD Jakarta pekan lalu. Mobil mewah itu ditilang lantaran bernopol palsu. (mei)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar